Connect with us

News

Gubernur dan Wagub Maluku Awali Safari Ramadhan Di Negeri Hitu Lama, Sapa Masyarakat Dengan Pangan Murah dan Edukasi Keuangan Syariah

Published

on

HITU- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, memulai rangkaian Safari Ramadhan di Negeri Hitu Lama, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (7/3/2025).

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membawa program-program bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah provinsi Maluku menghadirkan program pangan murah yang disambut antusias oleh warga. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur dijual dengan harga terjangkau, meringankan beban ekonomi masyarakat di bulan Ramadhan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi juga bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan memberikan edukasi mengenai keuangan syariah. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang prinsip-prinsip keuangan syariah dan mendorong pemanfaatan produk-produk keuangan syariah yang tersedia.

Gubernur tiba di Negeri Hitu Lama sekitar pukul 17.09 WIT, didampingi Ketua TP PKK Maluku, Maya Baby Rampen, Wakil Gubernur Abdullah Vanath beserta isteri Rohani Vanath, Sekretaris Daerah Sadali Ie, Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat, Kepala OJK Maluku, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, serta jajaran Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

Hadir pula dalam acara tersebut,
Irdam Kodam XV/Pattimura, Brigjen TNI Muhammad Ali, Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Samudi, Kabinda Maluku, Marsekal Pertama (Marsma) Drs. R. Harys Soeryo Mahendro, M.M, mantan Gubernur Maluku Said Assagaf, Rektor IAIN Ambon, Abidin Wakano, Ketua Umum Kadin Maluku, Sam Latuconsina, Raja Negeri Hitu Lama dan unsur pemerntahan setempat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan.

Dalam rangkaian Safari Ramadhan tersebut, Gubernur Lewerissa menyempatkan diri untuk berbelanja minyak goreng, bawang merah, dan biskuit Khong Guan di Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman rumah raja Negeri Hitu Lama oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku.

Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Gubernur Lewerissa menekankan pentingnya ketersediaan bahan pokok seperti minyak goreng dan bawang merah bagi masyarakat. Dengan adanya pasar murah, yang menawarkan harga yang lebih terjagkau, memungkinkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa beban yang terlalu berat. Terlebih lagi, kegiatan ini, dilaksnakan di bulan Ramadhan.

“Kami berharap pasokan barang yang masuk ke Maluku tidak terganggu, sehingga harga-harga di pasar tidak mengalami gejolak (kenaikan harga),” ujar Gubernur.

Ia menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah yang sedang berlagsung saat ini, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebab, program ini tidak hanya membantu menstabilkan harga, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi yang memerlukan pengelolaan keuangan rumah tangga yang bijak.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menambahkan bahwa menjelang Idul Fitri, lonjakan harga sering terjadi akibat berbagai faktor seperti penurunan stok atau spekulasi pasar. Ia memastikan bahwa stok bahan pokok seperti gula aman dan terkendali.

“Tadi saya ke Bulog. Gula aman, semuanya terkendali. Jadi kalau misalnya ada yang kasi isu-isu beras kurang, gula kurang lalu kemudian orang panik, itu tidak benar. Semua para kepala daerah hari ini punya pendapat yang sama. Kami ingin mengendalikan inflasi itu semaksimal mungkin,” tegas Wakil Gubernur.

Safari Ramadhan ini menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Maluku untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat di Negeri Hitu Lama. (BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA MALUKU)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2021 Humas Maluku