Connect with us

News

WAGUB VANATH: GERAKAN PANGAN MURAH, LANGKAH KONKRET RINGANKAN BEBAN MASYARAKAT

Published

on

AMBON- Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, secara resmi membuka acara Gerakan Pangan Murah (GPM) yang difasilitasi oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan pemerintah daerah dan stasiun TVRI. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang diadakan serentak di 22 titik stasiun TVRI di seluruh Indonesia, dan Maluku menjadi salah satu lokasi pelaksanaannya.

Acara pembukaan GPM berlangsung di Lapangan Sepak Bola Waihaong, Ambon, Rabu, 19 Maret 2025. Kegiatan ini dihadiri Asisten II Setda Maluku, pimpinan Otoritas Jasa Keuangan, Pimpinan BI Maluku, Kepala Perum Bulog Maluku, Perwakilan KODAM XV Pattimura, para Pimpinan OPD serta masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Abdullah Vanath menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dihadirkan oleh Badan Pangan Nasional.

“Acara Gerakan Pangan Murah ini sangat relevan dengan kondisi ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini,” jelas Wagub.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini adalah langkah konkret untuk membantu mengurangi beban hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan akses pangan yang lebih murah dan terjangkau.

Pada kesempatan Wagub, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas pasokan bahan pokok agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Lebaran tanpa kendala.

“Sejak awal pelaksanaan pasar murah beberapa waktu lalu memang terpantau masyarakat sangat terbantu dengan kebijakan ini,” ujar Wagub kepada media di sela-sela pasar murah.

Dalam 12 hari mendatang, jelang Idul Fitri 1446, lanjut Wagub, pemerintah daerah akan hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui program pasar murah yang dijalankan oleh Dinas Ketahanan Pangan. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga subsidi.

“Kita tidak bisa pungkiri bahwa selama bulan suci Ramadan hingga Lebaran nanti kenaikan harga barang berpotensi terjadi, maka Pemda terus mengambil langkah untuk menekan harga di pasar,” tegasnya.

Wagub menegaskan, pelaksanaan pasar murah tersebut selain menjual kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, juga harus dijalankan dengan hati-hati agar tidak mengganggu keseimbangan pasar dan tetap melindungi pedagang kecil.

“Pasar murah ini akan terus kita lakukan dan akan kita tuntaskan beberapa hari ke depan sebelum Lebaran. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok tersedia,” pungkasnya.

Dari pantauan, ratusan warga terlihat memadati pasar murah. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras SHP, beras medium, beras premium, minyak goreng kita, telur ayam ras, bawang merah, cabai rawit merah, cabai merah keriting, bawang putih, gula dan terigu, dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Salah satu warga yang ditemui saat berbelanja mengaku senag dengan adanya pasar murah ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya Gerakan Pasar Murah ini. Harga-harga di sini jauh lebih murah dibandingkan di pasar. Semoga kegiatan ini bisa terus diadakan secara rutin,” kata salah seorang warga yang berbelanja di lokasi GPM.

Sebagaimana diketahui, Gerakan Pangan Murah di Maluku ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Maluku, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia.

(BIRO ADMIISTRASI PIMPINAN SETDA MALUKU).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2021 Humas Maluku