Connect with us

News

Hadiri Pertemuan Tahunan BI Maluku 2025, Wagub Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pertumbuhan Berkualitas

Published

on

Ambon — Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Provinsi Maluku Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Santika Ambon, Rabu (3/12/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan.”

Dalam kesempatan itu, Wagub menyampaikan apresiasi atas nama Pemerintah Provinsi Maluku kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku serta seluruh pemangku kepentingan. Ia mengapresiasi kerja keras, fasilitasi, sinergi, dan kolaborasi yang telah terbangun sepanjang tahun, yang menurutnya menjadi fondasi penting dalam upaya memperkuat stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Wagub Vanath menyoroti situasi perekonomian global yang penuh dinamika, mulai dari ketidakpastian ekonomi, fluktuasi harga komoditas, tantangan ketahanan pangan, hingga tekanan geopolitik. Berbagai kondisi ini, ujarnya, menuntut daerah termasuk Maluku untuk memiliki kemampuan adaptasi tinggi, memperkuat ketahanan ekonomi, dan memastikan kebijakan pembangunan mampu merespons perubahan secara cepat dan tepat.

Oleh karena itu, tema yang diangkat dalam PTBI tahun 2025 sangatlah relevan dengan tantangan dan peluang yang kita hadapi di Provinsi Maluku.

“Saya meyakini, bahwa dalam tantangan dan peluang dimaksud, tersimpan peluang besar bagi Maluku untuk menunjukkan ketangguhan dan kemandiriannya apabila kita mampu bersinergi dengan baik, berkolaborasi secara nyata, dan bergerak bersama sebagai satu kesatuan,”pesan  Wagub.

Ia menegaskan bahwa Maluku memiliki potensi yang besar, mulai dari kekayaan sumber daya alam, keragaman budaya, hingga karakteristik wilayah kepulauan yang menyimpan peluang ekonomi berbasis maritim. Potensi ini dinilai menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa potensi tersebut hanya dapat dioptimalkan melalui kolaborasi lintas sektor, koordinasi kebijakan, dan sinergi lintas pemangku kepentingan.

“Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas tidak dapat dicapai dengan pendekatan sektoral yang terfragmentasi. Setiap kebijakan harus menjadi bagian dari pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan untuk Maluku,” tegasnya.

Menutup sambutan, Wagub mengajak seluruh pihak menjadikan PTBI Maluku 2025 sebagai momentum memperkuat komitmen bersama mewujudkan visi pembangunan Provinsi Maluku 2025–2030, yakni “Transformasi Maluku Menuju Maluku yang Maju, Adil, dan Sejahtera Menyongsong Indonesia Emas 2045.”

“Saya optimis, dengan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, Maluku dapat melompat lebih jauh dan menjadi provinsi dengan ketahanan ekonomi prima, pertumbuhan berkualitas, serta kesejahteraan yang terus meningkat,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Maluku atau yang mewakili, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Pimpinan Opd Lingkup Provinsi Maluku terkait, Pimpinan Instansi Vertikal Provinsi Maluku, para Pimpinan Perbankan, Pers serta pelaku UMKM.

SUMBER: BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA MALUKU

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2021 Humas Maluku