Connect with us

News

Gubernur Pimpin Upacara HUT ke-208 Pahlawan Martha Christina Tiahahu

Published

on

Ambon — Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, bertindak selaku Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu ke-208 Tahun 2026, yang dilaksanakan di Monumen Martha Christina Tiahahu, Karang Panjang, Jumat (2/1/2026).

Dalam amanatnya, Gubernur menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun Martha Christina Tiahahu ini.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya berharap melalui momentum ini, semangat patriotisme dan semangat kepahlawanan Martha Christina Tiahahu tetap hidup sebagai warisan sejarah yang abadi bagi setiap generasi muda Maluku,”ujarnya.

Gubernur menegaskan, Srikandi Maluku Martha Christina Tiahahu secara resmi telah diakui oleh negara sebagai Pahlawan Nasional. Pengakuan tersebut merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan dan kepahlawanan yang telah ditunjukkan sejak usia sangat belia, yakni sekitar 17 tahun.

Pada masa tersebut, yang bagi sebagian besar perempuan Maluku kala itu merupakan masa menikmati kehidupan, namun Putri Kapten Paulus Tiahahu itu justeru memilih terjun ke medan laga, berjuang bersama ayahnya untuk memperjuangkan kemerdekaan serta membela harkat dan martabat rakyat Maluku.

Dalam hal ini, Gubernur menegaskan, pahlawan Martha Christina Tijahahu telah mewariskan dua pelajaran penting bagi generasi muda Maluku dan Indonesia pada umumnya. Pertama, usia muda bukanlah waktu untuk dihabiskan dengan hidup berfoya-foya dan bersikap hedonis, melainkan masa emas untuk menunjukkan peran, prestasi, dan eksistensi diri yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Kedua, keteladanan Martha Christina Tiahahu menunjukkan bahwa perempuan Maluku tidak dapat dipandang remeh. Perempuan Maluku, baik sebagai individu, warga negara, maupun sebagai sumber daya pembangunan, memiliki hak, kewajiban, serta kesempatan yang sama dengan kaum pria dalam sektor publik dan seluruh kegiatan pembangunan di berbagai bidang kehidupan.

Oleh karena itum dirinya sangat mengapresiasi pilihan tema HUT ke-208 Martha Christina Tijahahu, yaitu “Meneladani Perjuangan Martha Christina Tijahahu untuk Membangun Nasionalisme Generasi Muda Maluku.” Tema tersebut sangat relevan karena menyoroti semangat kepahlawanan, keberanian, dan pengorbanan seorang srikandi muda Maluku yang dapat menjadi inspirasi abadi bagi pemuda dan pemudi masa kini. Dengan meneladani nilai-nilai tersebut, Gubernur berharap, generasi muda diharapkan mampu menginternalisasi semangat juang Martha Christina Tiahahu dalam membangun nasionalisme yang kokoh dan relevan di era modern. Terutama bagi generasi muda dan kaum perempuan Maluku, untuk bangkit sebagai pejuang pembangunan melalui inovasi, prestasi, dan karya nyata demi kesejahteraan rakyat.

Di akhir sambutannya, Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk terus mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda Maluku, agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, spiritual, dan emosional, serta mampu menjadi pejuang dalam pembangunan di Provinsi Kepulauan Maluku.

Upacara tersebut turut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Pimpinan Instansi Vertikal, Sipil, dan Militer, Pimpinan Organisasi Wanita, Ahli Waris Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu, serta pimpinan umat beragama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan.

Pada lokasi yang berbeda, di saat bersamaan Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto memimpin upacara tabur bunga yang dilangsungkan di Dermaga Mako Lantamal IX (Kodaeral).

Trending

Copyright © 2021 Humas Maluku