Connect with us

News

Gubernur Maluku Apresiasi Bantuan Natal Nasional 2025: Wujud Nyata Gerakan Kemanusiaan

Published

on

AMBON- Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas penyerahan bantuan 2.000 paket sembako serta tiga unit mobil ambulans dari Panitia Natal Nasional 2025. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Gedung Baileo Oikumene, Ambon, Sabtu (31/1), sekitar pukul 11.00 WIT.

Program Natal Nasional 2025 yang diketuai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, dinilai sebagai gerakan kemanusiaan yang konkret serta menjadi wujud nyata komitmen negara dalam menyelamatkan keluarga dan membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia.

Gubernur Lewerissa dalam sambutannya, menegaskan bahwa makna Natal tidak boleh berhenti pada seremoni dan ritual perayaan semata, melainkan harus menjadi kekuatan moral dan spiritual yang menyentuh nurani serta menghadirkan dampak nyata bagi keluarga-keluarga di seluruh pelosok negeri. “Marilah kita menjadikan Natal sebagai gerakan kemanusiaan yang membawa harapan, bukan hanya bagi satu kelompok tertentu, tetapi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” ujar Gubernur.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakapolda Maluku Kombes Pol Yudi Kristanto, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama, pimpinan OPD terkait dan pimpinan lembagaa keagamaan.

Kehadiran lintas elemen ini menjadi bukti nyata kuatnya kolaborasi dan semangat gotong royong sebagai fondasi perjuangan bangsa dalam membangun kesejahteraan bersama.

“Kami berharap rangkaian aksi sosial ini tidak hanya menjadi berkat bagi banyak orang, tetapi juga semakin memperkokoh tali persaudaraan dan persatuan yang menjadi jati diri bangsa kita,” tutup Gubernur.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Bobby Sagala, dalam laporannya menjelaskan bahwa program Natal Nasional dirancang berdasarkan empat pilar utama guna memperkuat ketahanan keluarga di seluruh Indonesia.

Bantuan yang diserahkan yakni, bantuan pangan berupa penyaluran 20.000 paket sembako yang didistribusikan di 10 titik pelaksanaan nasional, dengan alokasi khusus sebanyak 2.000 paket untuk masyarakat Maluku.

Selain itu, bantuan pendidikan, dengan total anggaran nasional sebesar Rp10 miliar yang diberikan kepada 1.000 penerima di seluruh Indonesia. Di Maluku, sebanyak 100 penerima memperoleh bantuan pendidikan masing-masing sebesar Rp10 juta sebagai investasi bagi masa depan generasi muda.

Bantuan kesehatan, berupa penyerahan 35 unit mobil ambulans ke berbagai daerah di Indonesia. Khusus untuk Maluku, dialokasikan tiga unit ambulans yang diserahkan kepada Gereja Protestan Maluku (GPM), Keuskupan, dan Gereja Bala Keselamatan dan renovasi rumah ibadah, dengan dukungan perbaikan terhadap 100 gereja di 38 provinsi, termasuk lima gereja di Kota Ambon.

Khusus di Provinsi Maluku, penyaluran bantuan sembako dilakukan secara inklusif dengan mengedepankan semangat hidup orang basudara. Sebanyak 100 paket disalurkan kepada masyarakat Muslim di Kota Ambon, 200 paket kepada umat Katolik, dan selebihnya didistribusikan melalui Sinode Provinsi Maluku. (**)

Trending

Copyright © 2021 Humas Maluku