News
Hadiri Pengukuhan Enam Guru Besar Unpatti, Ini Harapan Wagub
AMBON – Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menghadiri Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura (Unpatti) dalam rangka pengukuhan enam guru besar, yang berlangsung di Aula Lantai II Gedung Rektorat Unpatti, Ambon, Rabu (11/01/2026).
Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan surat keputusan pengangkatan profesor, dilanjutkan dengan penyampaian orasi ilmiah oleh masing-masing guru besar, serta pengalungan tanda kehormatan akademik sebagai simbol pengukuhan.

Pengukuhan tersebut menandai bertambahnya enam profesor baru di lingkungan Universitas Pattimura dari berbagai disiplin ilmu, sekaligus memperkuat kapasitas akademik perguruan tinggi terbesar di Maluku itu.
Enam dosen yang dikukuhkan sebagai guru besar yakni, Prof. Dr. Henry Junus Wattimanella, S.Si., M.Si. (Statistika Spasial, Fakultas Sains dan Teknologi); Prof. Dr. Imanuel Berly Delvis Kapelle, S.Si., M.Si. (Kimia Bahan Alam, Fakultas Sains dan Teknologi); serta Prof. Dr. Wilma Akihary, S.Pd., M.Hum. (Pendidikan Bahasa dan Linguistik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan). Selanjutnya,mProf. Dr. Wilma Latuny, ST., M.Si., M.Phil., Ph.D. (Kecerdasan Buatan, Fakultas Teknik); Prof. Dr. Ir. Pieter Thomas Berhitung, ST., MT. (Pengelolaan Wilayah Pesisir, Fakultas Teknik); dan Prof. Dr. Kalvin Kurnia, M.Pd. (Didaktik Metodik Pembelajaran Bahasa Jerman, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan).
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas bertambahnya jumlah guru besar di Unpatti. Menurutnya, peningkatan jumlah profesor merupakan bagian penting dari upaya penguatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Maluku.
“Kita patut bersyukur karena hari ini telah dikukuhkan enam guru besar. Ini bukan hanya kebanggaan bagi Universitas Pattimura, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Maluku,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas tenaga pendidik. Karena itu, kehadiran para guru besar diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Tidak ada murid yang pintar diajarkan oleh guru yang tidak kompeten. Murid yang pintar pasti dibimbing oleh guru yang pintar pula,” tegasnya.
Wagub berharap enam guru besar yang baru dikukuhkan dapat semakin memperkuat posisi Universitas Pattimura sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di kawasan timur Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.
Menurutnya, jabatan memiliki batas waktu, tetapi ilmu pengetahuan akan tetap melekat sepanjang hayat. “Orang berilmu akan dihormati di mana pun berada. Jabatan ada masa akhirnya, tetapi ilmu pengetahuan akan tetap menjadi kebanggaan,” tuturnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Unsur Forkopimda Maluku, Wali Kota Ambon, pimpinan perguruan tinggi se-Maluku, serta civitas akademika Universitas Pattimura. (**)
-
News1 month agoGubernur Paparkan Capaian Positif Ekonomi dalam Pidato Akhir Tahun 2025
-
News1 month agoBANK DUNIA ANTUSIAS DUKUNG PROYEK INFRASTRUKTUR DI MALUKU
-
News1 month agoGubernur Hadiri Perayaan Natal Haria Sedunia di Saparua
-
News1 month agoGubernur Pimpin Upacara HUT ke-208 Pahlawan Martha Christina Tiahahu
-
News1 month ago117 ASN Absen, Wagub Minta Pimpinan OPD Perketat Disiplin
-
News3 weeks agoPemprov Maluku Luruskan Informasi Soal TPP dan Sertifikasi Guru
-
News1 month agoWagub Ikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Bersama Presiden RI Secara Virtual
-
News1 month agoWagub Harap BKMT Maluku Perkuat Akidah dan Akhlak Masyarakat
