Connect with us

News

Wujudkan Meritokrasi, Pemprov Maluku-BKN Sinergi Selenggarakan Penilaian Profiling ASN

Published

on

AMBON – Pemerintah Provinsi Maluku memperkuat komitmennya dalam penerapan manajemen talenta dan meritokrasi dengan bekerjasama bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI melalui Unit Pelaksana Daerah (UPTD) BKN Ambon. Sinergi ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Penilaian Kompetensi atau Profiling Aparatur Sipil Negara (PRO ASN) di lingkungan Pemprov Maluku.

Kegiatan ini secara resmi diawali dengan pembekalan teknis yang dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Maluku, Sartono Pining, mewakili Gubernur Maluku, di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, pada Senin (17/11/2025).

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku, Richie Huwae, dalam laporan menyampaikan,kegiatan penilaian kompetensi ini akan dilaksanakan selama enam hari, terhitung tanggal 17 sampai dengan 24 November 2025, bertempat di Kantor UPT BKN Ambon.

“Kegiatan sinergis ini bertujuan untuk mewujudkan sistem meritokrasi dan memperkuat manajemen talenta di lingkungan Pemprov Maluku,” ujar Huwae.

Dia menambahkan, total peserta yang mengikuti pembekalan teknis dan profiling mencapai 562 orang, yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pengawas, serta Pejabat Fungsional.

Sementara itu, Gubernur Maluku dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Administrasi Umum, Sartono Pining, menegaskan, saat ini pelayanan kepegawaian telah memasuki era transformasi digital, yang menuntut kesiapan matang dari seluruh jajaran ASN. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui pemetaan potensi dan kompetensi ASN (Profiling ASN) yang menggunakan metode modern Computer Assisted Test (CAT).

“Pemprov Maluku mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan profiling ASN ini. Kegiatan ini sangat penting dan strategis sebagai wadah bagi ASN untuk mengetahui serta mengukur kemampuan dan kompetensi yang dimiliki,” ujarnya

Pining juga menegaskan komitmen Pemprov Maluku dalam penerapan manajemen talenta.

Komitmen ini telah ditindaklanjuti dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Gubernur, seluruh bupati/wali kota se-Provinsi Maluku dan Kepala BKN RI. Hal tersebut menjadi bukti keseriusan Pemda dalam membangun sistem pengelolaan pegawai yang objektif, terencana, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa proses penilaian potensi dan kompetensi ini tidak boleh dianggap sekadar formalitas. Profiling ASN menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi ASN yang adaptif dan responsif, serta memiliki kompetensi manajerial dan sosio-kultural.

“Hasil dari pengujian ini nantinya akan menjadi rujukan utama dalam penerapan manajemen talenta berbasis meritokrasi di lingkungan Pemprov Maluku, memastikan penempatan pegawai sesuai dengan kemampuan terbaik yang mereka miliki,” tegasnya.

Untuk itu, kepada para peserta, diingatkan agar memanfaatkan momentum penilaian ini sebaik-baiknya. “Pahami setiap petunjuk dan soal pada setiap tahapan, ikuti seluruh tahapan ujian dengan baik dan sungguh-sungguh,” imbaunya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada BKN RI yang telah memprakarsai kegiatan tersebut, serta kepada UPT BKN Ambon yang hadir memberikan pembekalan teknis. “Semoga jerih payah kita memberi manfaat besar dalam tugas dan pengabdian bagi bangsa, negara, dan Provinsi Maluku,” pungkasnya.

SUMBER: BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA MALUKU

Trending

Copyright © 2021 Humas Maluku