Connect with us

News

Gubernur Tinjau Rumah Bantuan Pemprov–Pemkot di Desa Hunuth

Published

on

AMBON – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena meninjau rumah bantuan milik warga Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (15/1/2026).

Rumah bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon pada Tahun Anggaran 2025, sebagai bentuk pemulihan pasca bentrok antarwarga yang terjadi beberapa bulan lalu dan mengakibatkan kerusakan serta kebakaran rumah warga.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Hendrik Lewerissa menyapa langsung sejumlah penerima bantuan, di antaranya Anthony Pattipeilihu dan Johanes Matahelumual.

“Pak, selamat ya. Aman ya,” ujar gubernur saat berdialog dengan pemilik rumah bantuan.

Gubernur menjelaskan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi rumah-rumah warga yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat peristiwa bentrok telah dibangun kembali dengan baik.

“Saya bersama Bapak Wali Kota Ambon berkunjung ke Desa Hunuth untuk melihat secara langsung rumah-rumah warga yang pada peristiwa beberapa waktu lalu mengalami kerusakan dan kebakaran sehingga menimbulkan kerugian,” kata Gubernur.

Ia menegaskan, seluruh rumah yang rusak telah dibangun kembali melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon.

“Rumah-rumah tersebut sudah dibangun atas kerja sama Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon,” ujarnya.

Setelah meninjau langsung kondisi bangunan, Gubernur memastikan seluruh rumah bantuan telah selesai dikerjakan dan diterima oleh masyarakat.

“Tadi saya dan Pak Wali Kota sudah mengecek langsung. Ternyata semuanya sudah selesai dan masyarakat Desa Hunuth menyampaikan terima kasih atas bantuan dari pemerintah,” lanjutnya.

Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan fisik saja tidak cukup tanpa disertai jaminan keamanan jangka panjang bagi masyarakat.

“Memang benar rumah yang rusak telah diperbaiki, tetapi yang jauh lebih penting bagi masyarakat adalah harapan untuk mendapatkan rasa aman yang permanen,” tegasnya.

Ia bahkan mengutip ungkapan warga setempat untuk menggambarkan pentingnya rasa aman.

“Rumah su ada, tapi kalo seng rasa aman, jua percuma,” ujar Gubernur menggunakan dialek Ambon.

Gubernur juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus membangun kolaborasi lintas sektor demi menjaga stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon akan senantiasa bekerja, berkolaborasi, bersinergi, dan bahu-membahu untuk menanggulangi berbagai persoalan yang bisa kita lakukan secara bersama-sama,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, kepala desa, hingga para pemangku kepentingan, untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan mencegah terulangnya konflik serupa di masa mendatang.

“Kami berharap mari kita rawat perdamaian ini dengan baik. Kita cegah agar tidak terjadi lagi peristiwa serupa, sehingga rasa aman, tenang, nyaman, dan tenteram benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Usai peninjauan rumah bantuan, Gubernur Maluku dan Wali Kota Ambon melanjutkan agenda dengan meninjau pos pengamanan polisi di pertigaan Jalan Raya Durian Patah sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA MALUKU

Trending

Copyright © 2021 Humas Maluku