Connect with us

News

Hadiri Wisuda UNPATTI, Wagub Tekankan Peran Strategis Perguruan TinggI

Published

on

AMBON- Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menghadiri Wisuda Universitas Pattimura (UNPATTI) Periode Januari 2026 yang berlangsung di Ambon, Rabu (28/01/2026).

Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan apresiasi atas peran perguruan tinggi di Maluku yang secara konsisten melahirkan generasi muda dengan tingkat kecerdasan dan intelektualitas yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Setiap tahun perguruan tinggi di Maluku, termasuk Universitas Pattimura, terus melahirkan generasi muda dengan tingkat kecerdasan dan intelektualitas yang semakin baik,” ujarnya.

Menurut Wagub, prosesi wisuda merupakan momen yang membanggakan, tidak hanya bagi para wisudawan dan wisudawati, tetapi juga bagi orang tua serta keluarga. Ia menuturkan bahwa para lulusan UNPATTI berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku, mulai dari Pulau Seram, Kepulauan Tenggara, Pulau Buru, hingga wilayah lainnya. Hal ini, kata Wagub mencerminkan pemerataan akses pendidikan tinggi di Provinsi Maluku.

Wagub menegaskan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi di Maluku terus meningkat. Kampus, menurutnya, kini tidak lagi dipandang semata sebagai tempat mencetak sumber daya manusia, tetapi juga memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan ekonomi daerah.

“Masyarakat Maluku saat ini menilai kampus bukan sekadar mesin pencetak sumber daya manusia, tetapi juga sebagai mesin penggerak ekonomi dan mesin penggerak kedamaian,” tegasnya.

Selain peran akademik dan sosial, Wagub jga menyoroti kontribusi ekonomi Universitas Pattimura bagi Kota Ambon dan Maluku secara keseluruhan. Dengan jumlah mahasiswa yang mencapai sekitar 30 ribu orang, aktivitas kampus memberikan dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

“Dengan sekitar 30 ribu mahasiswa Universitas Pattimura, terdapat perputaran uang puluhan miliar rupiah setiap bulan yang mengalir ke masyarakat dan menggerakkan ekonomi daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wagub mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Maluku. Ia menekankan bahwa stabilitas daerah menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya di Maluku, sekaligus menopang keberlanjutan dunia pendidikan.

“Orang tua hanya akan menyekolahkan anaknya di daerah yang aman. Karena itu, menjaga keamanan dan kedamaian Maluku adalah kunci agar kampus-kampus kita terus berkembang,” ungkapnya.

Masih kata Wagub, pendidikan tinggi merupakan jalan strategis bagi anak-anak Maluku dari berbagai latar belakang, termasuk anak-anak petani, nelayan, dan masyarakat kecil, untuk meningkatkan kualitas hidup dan masa depan.

“Hari ini yang diwisuda bukan hanya anak-anak pejabat, tetapi juga anak-anak petani, nelayan, dan masyarakat kecil. Pendidikan adalah jalan utama untuk mencerdaskan generasi Maluku,” tutupnya. (**)

Trending

Copyright © 2021 Humas Maluku