Connect with us

Kesehatan

PEMBUKAAN PROGRAM SEJUTA VAKSIN HPV, PESERTA LAMPAUI TARGET

Published

on

AMBON – Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, secara resmi membuka Program Sejuta Vaksin HPV di Kantor Balai Pengawas Obat dan Makanan di Ambon, Jumat (13/2/2026). Program ini merupakan bagian dari upaya nasional pencegahan kanker serviks melalui pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV) kepada perempuan.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP-PKK Maluku Ny. Maya Baby Lewerissa, Kepala Dinas Kesehatan, Pelaksana Tugas Direktur RSUD Dr. M. Haulussy, serta Kepala Balai POM di Ambon.

Ketua TP-PKK Maluku menilai vaksinasi HPV sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah dalam melindungi kesehatan perempuan. Ia berharap pelaksanaannya tidak hanya terpusat di Kota Ambon, tetapi dapat menjangkau 11 kabupaten/kota di Maluku.

Sekda Maluku yang hadir bersama jajaran pimpinan OPD turut meninjau langsung proses vaksinasi dan menyaksikan tingginya antusiasme peserta. Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku sekaligus sebagai Pembina KORPRI daerah, ia menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bentuk perlindungan bagi kaum perempuan dari ancaman kanker serviks. Kita harapkan dapat dilaksanakan secara merata di seluruh kabupaten/kota sebagai bagian dari komitmen pembangunan melalui Asta Cita Presiden dan Sapta Cita Gubernur,” ujarnya.

Berdasarkan data panitia, jumlah peserta pada hari pertama melampaui target yang ditetapkan. Dari target 100 orang, tercatat 135 peserta mengikuti vaksinasi atau mencapai lebih dari 100 persen.

Sekda menilai capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri.

Sementara itu, Kepala Balai POM di Ambon, Tamran Ismail, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang telah diluncurkan sejak 28 November 2025 melalui kolaborasi KORPRI Nasional, Badan POM, dan pelaku UMKM lokal.

Ia menyampaikan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM di Indonesia dilibatkan untuk memfasilitasi pelaksanaan program di daerah masing-masing bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, pelaksanaan di tingkat provinsi ditargetkan rampung sebelum Maret 2026 dan selanjutnya diperluas ke sejumlah kabupaten/kota di Maluku. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan manajemen RSUD Dr. M. Haulussy guna mendukung kelancaran vaksinasi.

Terkait sasaran, Balai POM menargetkan minimal 100 peserta di setiap kabupaten/kota atau sedikitnya 1.100 peserta secara keseluruhan di Maluku. Sosialisasi akan terus diperkuat agar semakin banyak perempuan memperoleh akses vaksinasi.

Tamran turut mengingatkan pentingnya pemberian vaksin HPV sejak usia remaja sebagai langkah pencegahan dini kanker serviks.

(BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA MALUKU)

Trending

Copyright © 2021 Humas Maluku