Connect with us

News

Gubernur Maluku Resmikan Acara Adat Hena Lale Bakumpul di Soa Hena Lale, Negeri Negeri Lima

Published

on

NEGERI LIMA- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri sekaligus meresmikan acara “Adat Hena Lale Bakumpul” yang berlangsung di Soa Hena Lale, Negeri Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Rabu, 2 April 2025.

Peresmian acara adat yang sarat makna budaya ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Hendrik Lewerissa, sebagai simbol komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam melestarikan tradisi dan budaya lokal.

Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Negeri Lima, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut. Ia juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah kepada seluruh basudara Muslim di Maluku.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya acara “Adat Hena Lale Bakumpul” sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya Maluku.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya sangat menyambut baik kegiatan ini. Momen silaturahmi dan bakumpul ini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya dan adat istiadat yang merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas kita sebagai masyarakat Maluku, khususnya di Negeri Lima,” jelasnya.

Gubernur Lewerissa juga menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat, khususnya Adat Henalale Bakumpul, sebagai bentuk penghargaan kepada leluhur dan sebagai upaya menjaga keberagaman budaya Maluku.

“Sebagai Gubernur, saya menyadari pentingnya menjaga dan melestarikan adat istiadat serta budaya kita, khususnya Adat Hena Lale Bakumpul. Hal ini bukan hanya sebagai bentuk penghargaan kepada nenek moyang kita yang telah menciptakan dan merawatnya, tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga keberagaman dan kekayaan budaya yang menjadi kekuatan kita sebagai bangsa,” tambahnya.

Ia meyakini bahwa acara ini akan memperkuat ukhuwah islamiah dan insaniah, yang menjadi landasan penting dalam membangun Maluku yang lebih baik.

“Melalui momentum Adat Hena Lale Bakumpul ini, mari kita renungkan dan perkuat tekad kita untuk terus mengamalkan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jaga kebersamaan dan kekompakan kita sebagai satu kesatuan, serta terus bergandengan tangan untuk membangun Maluku menjadi lebih baik lagi, sesuai dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah menjadi ciri khas kita. Sambil mengingat kata-kata bijak para leluhur, ale rasa beta rasa, potong di kuku rasa di daging, sagu salempeng dibage dua, katong samua satu gandong,” pungkas Gubernur.

Acara ini turut dihadiri Isteri Gubernur Maluku, Ibu Maya Baby Lewerissa, Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie; Anggota DPR RI Dapil Maluku, Saadiah Uluputty; anggota DPRD Provinsi Maluku, Wahid Laitupa dan Rofik Afifuddin; Ketua Partai Gelora Maluku, Talib Soumena; pimpinan OPD Lingkup Maluku; Raja Negeri Lima beserta jajarannya; raja-raja dan perwakilan se-Kecamatan Leihitu; serta tokoh masyarakat dan adat Negeri Lima. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya Maluku.
(BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA MALUKU)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2021 Humas Maluku