Connect with us

News

Gubernur Maluku Minta CPNS Kemenag Jadi Abdi Negara Berintegritas dan Profesional

Published

on

AMBON- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 99 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Maluku. Penyerahan SK yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag setempat ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan sebuah amanah dan tanggung jawab besar bagi para abdi negara.

Dalam sambutannya, Gubernur Lewerissa menegaskan bahwa para CPNS harus siap menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat dan pembangunan. “Saudara-saudara diharapkan memiliki kemampuan karakter dan dedikasi sehingga dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan daerah,” ujar Gubernur.

Ia juga menekankan pentingnya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas, bekerja penuh tanggung jawab, memiliki loyalitas, dan profesionalisme. Gubernur mengingatkan agar para CPNS tidak hanya melihat pengabdian dari sisi kenyamanan dan fasilitas, melainkan menjadikan tempat pengabdian sebagai ladang amal dan wujud pengabdian kepada bangsa. “Bangun komunikasi, jaga nama baik instansi, jadilah agen perubahan di tempat kerja,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan para CPNS untuk memiliki pemahaman teknis birokrasi guna membentuk karakter ASN yang pancasilais, nasionalis, religius, dan siap menjalankan visi misi Kementerian Agama serta Pemerintah Provinsi Maluku.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin, menjelaskan bahwa 99 CPNS ini akan menempati berbagai jabatan strategis. Di antaranya adalah 49 guru, 4 penghulu, 12 penyuluh, 10 pengawas jaminan produk halal, 9 pengelola barang dan jasa, 6 pranata komputer, 3 pengembang teknologi pembelajaran, 3 analis pengelolaan keuangan APBN, 2 analis hukum, dan 1 analis SDM aparatur.

Persebaran CPNS ini juga mencakup berbagai wilayah di Maluku: 4 orang di Kanwil, 2 di Kota Ambon, 18 di Maluku Tengah, 17 di SBT, 5 di SBB, 5 di Buru, 4 di Buru Selatan, 10 di Maluku Tenggara, 10 di Kota Tual, 4 di Kepulauan Aru, 12 di Kepulauan Tanimbar, dan 6 di Maluku Barat Daya.

“Kegiatan ini mendukung visi penguatan ASN yang adaptif, kolaboratif, dan loyal terhadap negara. Komitmen terhadap pengembangan ASN terus diperlukan, terutama dalam digitalisasi layanan dan budaya kerja berbasis pelayanan publik,” tutup H. Yamin.

SUMBER: BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA MALUKU

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2021 Humas Maluku